AKBP Dr Mintarya Suryanto dalam kegiatan edukasi Covid-19 di Kampung Tangguh Kie Raha. [Foto: Jagapapua/AS)
MALUKU UTARA, JAGAPAPUA.COM - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes), Polda Maluku Utara kembali melaksanakan kegiatan edukasi terkait pencegahan penyebaran Covid-19 kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berupa bhakti sosial yang dilaksanakan di Kampung Tangguh Kie Raha, Provinsi Maluku Utara. Kegiatan itu diikuti oleh Babinkamtibmas, Babinsa, Toma, Toga dan Tenaga kesehatan di tingkat kelurahan yang merupakan garda terdepan dalam penanganan pandemi Covid 19.
Beberapa pihak terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Dir Binmas, Dir Pamobvit, Dir Samapta dan Kabiddokkes Polda Maluku Utara serta seluruh peserta kegiatan yang akan menerima Edukasi Covid-19. Selain bhakti sosial, rangkaian kegiatan juga diikuti dengan pemberian sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid 19. Bantuan lain berupa Alat Pelindung Diri (APD) juga diberikan kepada petugas kesehatan di Puskesmas Kelurahan Gambesi Kota Ternate pada Rabu (24/2).
Dalam sambutannya, Kabid Dokes Polda Malut, AKBP. Dr. Mintarya Suryanto M.M menyampaikan bahwa kondisi wilayah Maluku Utara termasuk dalam Zona Oranye Covid 19. Oleh karena itu, pihaknya membutuhkan kerja sama yang baik dan dukungan dari masyarakat dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid 19.
“Perlu diketahui untuk angka Covid-19 di Maluku Utara bisa terbilang kecil. Akan tetapi jika dibandingkan dengan kasus Nasional, angka kita termasuk dalam 3 angka komponen utama yaitu angka kasus aktif, angka kesembuhan, dan angka kematian. Jika kita mengacu kepada 3 angka komponen tersebut, Provinsi Maluku Utara bisa terbilang berada di zona merah walaupun kita tidak termasuk 7 provinsi yang diperintahkan harus PSBB. Selain itu, berdasarkan data yang di rangkum Provinsi Maluku Utara ini cukup menghawatirkan," terang Kabiddokkes.
Lanjutnya, Dari 9 Kabupaten/Kota di Maluku Utara yang Zona Hijau hanya Satu yaitu di Taliabu, Zona Kuning Kepulauan Sula dan selebihnya berada di zona Orange.
Sementara itu, di tempat terpisah Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol. Adip Rojikan S.I.K, M.H, meyampaikan bahwa kegiatan pemberian edukasi ini dalam rangka untuk memberikan pengetahuan kepada petugas di lapangan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Mengingat petugas-petugas yang berada di lapangan merupakan garda terdepan penanganan kasus Covid-19 di masyarakat.
"Kegiatan ini merupakan rangkaian dan tindak lanjut dari program Kampung Tangguh dengan harapan edukasi yang di berikan kepada petugas TNI/POLRI, tenaga kesehatan serta Toga, Toma yang merupakan garda terdepan, dapat menambah pengetahuan dalam penanganan pandemi Covid-19. Dengan demikian diharapkan kegiatan tersebut dapat menekan angka penyebaran Virus Corona di Wilayah Maluku Utara khususnya di daerah-daerah yang sudah terbentuk Kampung Tangguh,” tutup Kabid Humas. (AS)
Share This Article